<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.3.1" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>I Komang Sutirta</title>
	<link>http://www.sutirta.com</link>
	<description>Find the greatest Inspiration</description>
	<pubDate>Thu, 24 Apr 2008 04:03:48 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>MASA INKUBASI &#038; KEKUATAN IMAN</title>
		<link>http://www.sutirta.com/masa-inkubasi-kekuatan-iman</link>
		<comments>http://www.sutirta.com/masa-inkubasi-kekuatan-iman#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2008 04:03:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sikap Positif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sutirta.com/masa-inkubasi-kekuatan-iman</guid>
		<description><![CDATA[Sadar tidak sadar sebenanrnya semua yang ada didunia ini ada masa inkubasinya atau masa perkembangannya atau lebih kerennya bisa dibilang ada proses yang harus dijalani sebelum sesuatu yang kita inginkan terjadi atau menjadi kenyataan. Pak Petani pun sangat mengerti jika menanam padi hari ini tidak mungkin besok sudah bisa memanennya, pak petani menyadari harus menunggu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sadar tidak sadar sebenanrnya semua yang ada didunia ini ada masa inkubasinya atau masa perkembangannya atau lebih kerennya bisa dibilang ada proses yang harus dijalani sebelum sesuatu yang kita inginkan terjadi atau menjadi kenyataan. Pak Petani pun sangat mengerti jika menanam padi hari ini tidak mungkin besok sudah bisa memanennya, pak petani menyadari harus menunggu beberapa bulan untuk memanennya, dan dalam masa menunggu tersebut pak petani harus merawatnya agar hasil panen yg diharapkan bisa berhasil dengan baik. </p>
<p>Adalah lucu jika seorang bapak kemarin malam meniduri istrinya dan esok harinya menanyakan mana anakku pada istrinya. Seorang bayi sebelum lahir ke duniapun perlu proses selama sembilan bulan sebelum lahir. </p>
<p>Dari kedua contoh semoga kita bisa mengambil hikmah yang terkandung didalamnya. Sering sekali dalam menginginkan ataupun mencita-citakan sesuatu kita terlalu cepat menyerah. Seandainya saja kita memahami bahwa sebelum sesuatu yang kita inginkan tersebut menjadi kenyataan kita harus berani dan tegar dalam menghadapi prosesnya. Mungkin dibutuhkan lebih dari sekedar kata sabar dalam menjalani prosesnya tersebut. Dan dalam menjalani prosesnya tersebut itulah dibutuhan kekuatan iman yang tinggi dalam menjalankannya. Jika setiap hari kita berdoa dan menyatakan diri kita orang beragama yang percaya pada Tuhan, mengapa kita juga tidak percaya bahwa apa yang kita cita-citakan tersebut Tuhan juga pasti memberinya. Disanalah letak Iman yang sesungguhnya. Jika seandainya kita punya cita-cita untuk memiliki Rumah Besar yang Indah lengkap dengan kolam renangnya, asal kita mengimani dan percaya bahwa Tuhan pasti memberinya kita pasti akan berjuang keras untuk mencapainya, dan dalam perjuangan ini lagi-lagi iman memegang perannya yang sangat penting agar kita tetap terus berjuang sampai Rumah impian kita tersebut menjadi kenyataan.</p>
<p>Teman-teman semuanya mohon maaf bukan maksud sok pintar atau sok paling beriman, tapi saya senang sekali bisa berbagi dari apa yang saya baca dan saya dengarkan. So let&#8217;s fight to be a winner n&#8230;&#8230;.. mari akhiri semuanya dengan indah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sutirta.com/masa-inkubasi-kekuatan-iman/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>ADA HIKMAH DARI SEMUA YANG TERJADI</title>
		<link>http://www.sutirta.com/ada-hikmah-dari-semua-yang-terjadi</link>
		<comments>http://www.sutirta.com/ada-hikmah-dari-semua-yang-terjadi#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2008 01:34:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sikap Positif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sutirta.com/ada-hikmah-dari-semua-yang-terjadi</guid>
		<description><![CDATA[Kadang kita bertanya dlm hati &#38; menyalahkan Tuhan, &#8220;apa yg telah saya lakukan
sampai saya harus mengalami ini semua ? 
&#8220;atau &#8221; kenapa Tuhan membiarkan ini semua terjadi pada saya ?&#8221; Here is a wonderful explanation. 
Seorang anak memberitahu ibunya kalau segala sesuatu tidak berjalan seperti yang dia harapkan.Dia mendapatkan nilai jelek dalam raport, putus dengan pacarnya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #333333">Kadang kita bertanya dlm hati &amp; menyalahkan Tuhan, &#8220;apa yg telah saya lakukan<br />
sampai saya harus mengalami ini semua ? <o:p></o:p></span><span style="color: #333333"><br />
&#8220;atau &#8221; kenapa Tuhan membiarkan ini semua terjadi pada saya ?&#8221;<o:p></o:p></span><span style="color: #333333"><o:p> </o:p></span><span style="color: #333333">Here is a wonderful explanation. <o:p></o:p></span><span style="color: #333333"><br />
Seorang anak memberitahu ibunya kalau segala sesuatu tidak berjalan seperti yang dia harapkan.</span><span style="color: #333333">Dia mendapatkan nilai jelek dalam raport, putus dengan pacarnya, dan sahabat terbaiknya pindah ke luar <st1:place w:st="on"><st1:city w:st="on">kota</st1:city></st1:place>. <o:p></o:p></span><span style="color: #333333"><br />
Saat itu ibunya sedang membuat kue, dan menawarkan apakah anaknya mau<br />
mencicipinya, dengan senang hati dia berkata, &#8220;Tentu saja, I love your cake.&#8221;<o:p></o:p></span><span style="color: #333333"><br />
&#8220;Nih, cicipi mentega ini,&#8221; kata Ibunya menawarkan.<o:p></o:p></span><span style="color: #333333">&#8220;Yaiks,&#8221; ujar anaknya.<o:p></o:p></span><span style="color: #333333"><br />
&#8220;Bagaimana dgn telur mentah ?&#8221;<o:p></o:p></span><span style="color: #333333">&#8220;You&#8217;re kidding me, Mom.&#8221;<o:p></o:p></span><span style="color: #333333"><br />
&#8220;Mau coba tepung terigu atau baking soda ?&#8221;<o:p></o:p></span><span style="color: #333333"><br />
&#8220;Mom, semua itu menjijikkan. &#8220;<o:p></o:p></span><span style="color: #333333"><br />
Lalu Ibunya menjawab, &#8220;ya, semua itu memang kelihatannya tidak enak jika dilihat dan dirasakan satu per satu. <o:p></o:p></span><span style="color: #333333"><br />
Tapi jika dicampur jadi satu melalui satu proses yang benar, mulai pencampuran bahan kue sampai kue masuk oven, akan menjadi kue yang enak.&#8221;<o:p></o:p></span><span style="color: #333333"><br />
Tuhan bekerja dengan cara yang sama. <o:p></o:p></span><span style="color: #333333"><br />
Seringkali kita bertanya kenapa Dia membiarkan kita melalui masa-masa yang sulit dan tidak menyenangkan.<o:p></o:p></span><span style="color: #333333"><br />
Tapi Tuhan tahu, jika Dia membiarkan semuanya terjadi satu per satu sesuai dgn rancanganNya, segala sesuatunya akan menjadi sempurna tepat pada waktunya.<o:p></o:p></span><span style="color: #333333"><br />
Kita hanya perlu percaya proses ini diperlukan untuk menyempurnakan hidup kita.<br />
Tuhan teramat sangat mencintai kita semua . Dia mengirimkan bunga setiap musim<br />
semi, sinar matahari setiap pagi dan hembusan udara yang mengalir setiapsaat. Tanpa diminta,Dia berikan semuanya dengan sukarela. <o:p></o:p></span><span style="color: #333333"><br />
Setiap saat kita ingin bicara, Dia akan mendengarkan. Dia ada setiap saat kita membutuhkanNya, Dia ada di setiap tempat, dan Dia memilih untuk berdiam di hati kita.</span><span style="color: #333333">Jika anda merasa nilai lebih dalam dengan artikel ini, resapi baik-baik semua yang telah terjadi pada anda, <strong>KARENA SEMUA PASTI ADA HIKMAHNYA</strong><o:p></o:p></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sutirta.com/ada-hikmah-dari-semua-yang-terjadi/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>SIKAP TERHADAP PENGANGGURAN</title>
		<link>http://www.sutirta.com/sikap-terhadap-pengangguran</link>
		<comments>http://www.sutirta.com/sikap-terhadap-pengangguran#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Mar 2008 02:58:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sikap Positif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sutirta.com/sikap-terhadap-pengangguran</guid>
		<description><![CDATA[Dari sebuah buku yang judulnya sangat menggelitik, dan mungkin membuat merah telinga para praktisi pendidikan yaitu &#8220;KALAU MAU KAYA NGAPAIN SEKOLAH&#8221;. Saya melihat sebuag kalimat wawancara penulis dengan Enterprenur Indonesia &#8220;BOB SADINO&#8221; yang sangat mengetuk hati. Kalimat tersebut isinya kurang lebih sebagai berikut &#8221; tiap tahun universitas di seluruh indonesia indonesia menamatkan lebih dari 70.000 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari sebuah buku yang judulnya sangat menggelitik, dan mungkin membuat merah telinga para praktisi pendidikan yaitu &#8220;KALAU MAU KAYA NGAPAIN SEKOLAH&#8221;. Saya melihat sebuag kalimat wawancara penulis dengan Enterprenur Indonesia &#8220;BOB SADINO&#8221; yang sangat mengetuk hati. Kalimat tersebut isinya kurang lebih sebagai berikut &#8221; tiap tahun universitas di seluruh indonesia indonesia menamatkan lebih dari 70.000 mahasiswa, apakah mungkin semuanya akan mendapat pekerjaan, atau lebih banyak yang mendapat pekerjaan atau sebaliknya&#8221;.  Jika kita mencermati dengan seksama apa isi kalimat tersebut alangkah baiknya kita bersiap lebih dini terhadap masa depan kita. Memang masih terlalu banyak para Sarjana yang punya pola pikir konvensional yaitu habis kuliah nyari kerja, bahkan ada yang terlalu banyak mengatakan sedang sibuk kuliah. Jika kenyataannya adalah saat tamat kuliah kita belum tentu dapat bekerja, pertanyaannya mengapa kita tidak mengetuk hati masing-masing individu kita untuk lebih melirik PELUANG USAHA MANDIRI.</p>
<p>Tak dapat dipungkiri memang angka pengangguran di negeri kita Indonesia kian tahun kian meningkat saja. dan jika dilihat sangat wajar angka pengangguran terus meningkat karena begitu banyaknya pemicu untuk terjadinya peningkatan angka pengangguran antara lain jumlah penduduk yang begitu banyak dibandingkan dengan jumlah lapangan pekerjaan yang ada, faktor politik dan stabilitas, dan juga faktor ekonomi global.</p>
<p>link-link berikut adalah informasi tentang pengangguran di Indonesia, silahkan buka :</p>
<p><a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/ekbis/2004/05/05/brk,20040505-19,id.html">http://www.tempointeraktif.com/hg/ekbis/2004/05/05/brk,20040505-19,id.html</a></p>
<p><a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/ekbis/2004/02/11/brk,20040211-25,id.html">http://www.tempointeraktif.com/hg/ekbis/2004/02/11/brk,20040211-25,id.html</a></p>
<p><a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/ekbis/2004/01/05/brk,20040105-44,id.html">http://www.tempointeraktif.com/hg/ekbis/2004/01/05/brk,20040105-44,id.html</a></p>
<p><a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/ekbis/2004/01/05/brk,20040105-31,id.html">http://www.tempointeraktif.com/hg/ekbis/2004/01/05/brk,20040105-31,id.html</a></p>
<p>Semoga informasi dari link-link diatas bisa membuka hati kita semua agar kita bisa lebih berfikir untuk tidak terlalu menggantungkan diri pada Pola &#8220;MENCARI KERJA SEHABIS SEKOLAH ATAU KULIAH&#8221;</p>
<p>Tetapi apapun informasi yang tersedia tergantung dari pribadi masing-masing pembaca. Sangat tergantung dari sikap masing-masing individu. Mungkin akan ada yang bersikap hanya sekedar membaca dan tidak peduli, atau mungkin ada yang membaca tapi tidak mau merubah paradigmanya, tetapi saya yakin ada sebagian kecil yang bersikap positif dengan merespon informasi tersebut dan bersiap untuk segera mencarai peluang untuk menghadapi masa depan.</p>
<p>Apapun pikiran anda, apapun keputusan anda terhadap sebuah informasi akibatnya akan kembali pula kepada pribadi kita masing-masing, karena kita bebas untuk mengambil keputusan tetapi kita terikat dengan akibat dari keputusan yang kita ambil.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sutirta.com/sikap-terhadap-pengangguran/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>SELAMAT HARI RAYA GALUNGAN &#038; KUNINGAN</title>
		<link>http://www.sutirta.com/selamat-hari-raya-galungan-kuningan</link>
		<comments>http://www.sutirta.com/selamat-hari-raya-galungan-kuningan#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jan 2008 04:16:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tentang Diriku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sutirta.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Rabu 23 Januari 2008 Besok Umat Hindu akan merayakan Hari Raya Galungan dan Sabtu 02 Februari 2008 akan dirangkai dengan Hari Raya Kuningan. Suasana Galungan begitu terasa, baik di jalan, di pasar, dan juga di lingkungan tempat tinggal saya. Sungguh Hari Raya Galungan serasa memberikan suasana hati yang berbeda dan saya bersama-sama teman-teman di tempat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rabu 23 Januari 2008 Besok Umat Hindu akan merayakan Hari Raya Galungan dan Sabtu 02 Februari 2008 akan dirangkai dengan Hari Raya Kuningan. Suasana Galungan begitu terasa, baik di jalan, di pasar, dan juga di lingkungan tempat tinggal saya. Sungguh Hari Raya Galungan serasa memberikan suasana hati yang berbeda dan saya bersama-sama teman-teman di tempat kerja sangat antusias menyambut datangnya hari kemenangan Dharma melawan Adharma. Dharma disini artinya kebaikan(bukan Pak Dharma pemilik kontrakan ruko tetangga saya yaaaa) dan Adharma artinya keburukan.</p>
<p>Menyambut Hari Raya Galungan umat Hindu Di Bali Merayakannya dengan sangat meriah mulai dari pembuatan Penjor dan Penyembelihan babi dan juga Upacara persembahyangan besok tepat di Hari Raya Galungan.</p>
<p>Dibalik semua kegiatan yang begitu meriah menyambut datangnya Hari Raya Galungan, adalah makna di balik Hari Raya itu, yaitu kemengan Dharma atas Adharma atau kebaikan atas keburukan, mungkin kebaikan disini bisa diartikan dalam banyak hal dan bagaimana kita menempatkan kebaikan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Semoga Hari Raya Galungan ini memberi banyak berkah dan hikmah kepada kita semua agar kehidupan kita kedepan menjadi lebih bermakna bukan hanya untuk diri kita sendiri tetapi juga untuk orang lain dan juga orang-orang yang kita sayangi.</p>
<p>SELAMAT HARI RAYA GALUNGAN DAN KUNINGAN</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sutirta.com/selamat-hari-raya-galungan-kuningan/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>MENCINTAI DIRI SENDIRI</title>
		<link>http://www.sutirta.com/mencintai-diri-sendiri</link>
		<comments>http://www.sutirta.com/mencintai-diri-sendiri#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jan 2008 08:25:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sikap Positif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sutirta.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Menjadi baik dalam segalanya adalah dambaan tiap orang. Menjadi cantik, lembut, ramah, baik hati, bijaksana, lapang dada, dermawan, menyenangkan, sabar, tegar, cerdas, pintar, menarik hati, enak dipandang, enak dijadikan teman curhat dan semua kebaikan lainnyaBerbahagialah mereka yang mewarisi gen-gen kebaikan dari orang tuanya.
Berbahagialah mereka yang dibesarkan dalam lingkungan yang baik.
Berbahagialah mereka yang mendapatkan pendidikan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #333333; font-family: Arial">Menjadi baik dalam segalanya adalah dambaan tiap orang. Menjadi cantik, lembut, ramah, baik hati, bijaksana, lapang dada, dermawan, menyenangkan, sabar, tegar, cerdas, pintar, menarik hati, enak dipandang, enak dijadikan teman curhat dan semua kebaikan lainnya<o:p></o:p></span><span style="color: #333333; font-family: Arial" lang="NO-BOK">Berbahagialah mereka yang mewarisi gen-gen kebaikan dari orang tuanya.<br />
Berbahagialah mereka yang dibesarkan dalam lingkungan yang baik.<br />
Berbahagialah mereka yang mendapatkan pendidikan yang baik dari orang tua dan sekolahnya. Hingga ia tumbuh dewasa dalam kebaikan, tanpa pergolakan jiwa yang berarti, tak perlu lagi menghadapi dilema dan menyesali perjalanan<br />
hidupnya sendiri.</span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><o:p></o:p></span><span style="color: #333333; font-family: Arial" lang="NO-BOK">Namun bagaimana dengan mereka yang menjalani proses hidup sebaliknya?</span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><o:p></o:p></span><span style="color: #333333; font-family: Arial" lang="NO-BOK">Rasanya begitu berat.</span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><o:p></o:p></span><span style="color: #333333; font-family: Arial" lang="NO-BOK">Begitu pedih. Begitu nyeri. Begitu menyesakkan. Saat kebencian itu hadir.</span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><o:p></o:p></span><span style="color: #333333; font-family: Arial" lang="NO-BOK">Saat ketidak sukaan melingkupi.<br />
Saat ketidak mengertian memenuhi.<br />
Saat ketidak berdayaan menghantui.<br />
Terhadap diri sendiri.</span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><o:p></o:p></span><span style="color: #333333; font-family: Arial" lang="NO-BOK">Mengapa aku buruk rupa?<br />
Mengapa keluargaku berantakan?<br />
Mengapa aku tidak cerdas?<br />
Mengapa aku selalu gagal?<br />
Mengapa aku tidak disukai teman-temanku?<br />
Mengapa perjalanan hidupku seperti ini?<br />
Mengapa aku selalu naif?<br />
Mengapa aku selalu salah?<br />
Mengapa?<br />
Dan banyak mengapa lainnya…</span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><o:p></o:p></span><span style="color: #333333; font-family: Arial" lang="NO-BOK">Ketika semua perasaan itu hadir dan melibas diri, hidup menjadi sangat sulit. Dunia menjadi teramat gelap.</span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><o:p></o:p></span><span style="color: #333333; font-family: Arial" lang="NO-BOK">Hingga segala tentang diri kita pun terasa bernuansa pekat. Kita buruk dan hanya orang lain yang baik.Dan kita pun ingin terbang, pergi dan menjadi orang lain atau malah terpuruk saja di dalam bumi.</span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><o:p></o:p></span><span style="color: #333333; font-family: Arial" lang="NO-BOK">Pernahkah kemudian kita terpikir: Betapa kasihan ‘makhluk kecil’ di dalam sana. Sesosok ‘diri’ yang disadari atau tidak, dibenci oleh dirinya sendiri. Mungkin jasad sang diri memang tidak cakep. Mungkin pribadi sang diri memang tidaklah menyenangkan.</span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><o:p></o:p></span><span style="color: #333333; font-family: Arial" lang="NO-BOK">Mungkin perjalanan hidup sang diri cukup menyebalkan. Namun sang diri tetap butuh cinta. Agar dengannya dia tumbuh dan berkembang ke arah kebaikan. Berapa banyak cerita tentang seseorang yang berubah menjadi lebih baik karena merasa dicintai? Berapa banyak orang yang termotivasi karena dicintai? Betapa banyak orang yang ingin diterima apa adanya? </span><span style="color: #333333; font-family: Arial">Dicintai setulusnya? Dan cinta itu,at very first, hanya pemilik ‘diri’ lah yang harus memberikannya. </span><span style="color: #333333; font-family: Arial" lang="NO-BOK">Jika bukan kau, siapa lagi? Engkau yang paling mengerti dirimu sendiri. Maka engkau lah yang paling layak, paling berhak dan paling berwenang mencintai dirimu sendiri.</span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><o:p></o:p></span><span style="color: #333333; font-family: Arial" lang="NO-BOK">Cintailah dirimu sendiri. Beri penghargaan. Beri pujian untuk keistimewaan - keistimewaan dalam dirimu sendiri Terimalah ia apa adanya. Pahami kelemahan-kelemahannya. Lihat kembali perjalanan hidupmu ke belakang.</span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><o:p></o:p></span><span style="color: #333333; font-family: Arial" lang="NO-BOK">Mungkin kau akan melihat banyak kesalahan. Mungkin kau akan menemukan banyak kenaifan. Mungkin kau akan menjumpai banyak hal memalukan. Mungkin kau akan menemukan banyak kegetiran. Ketidaksukaan. Seperti halanya kau ingin orang lain menerima dirimu apa adanya, maka kau harus memulainya dari dirimu sendiri.</span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><o:p></o:p></span><span style="color: #333333; font-family: Arial">Terimalah dirimu apa adanya. Cintai ia. Sungguh cinta itu akan menjadi kekuatan besar untuk membangun diri.<o:p></o:p></span><span style="color: #333333; font-family: Arial" lang="NO-BOK">Cinta itu, akan mengarahkan jiwamu terus menerus bergejolak. Cinta itu akan<br />
mewadahi hatimu terus menerus bergolak.<br />
Cinta itu akan mendamaikan perasaanmu yang tak pernah berhenti dan mati.<br />
Cinta itu akan membuatmu terus berusaha memperbaiki diri.<br />
Cinta itu akan membuatmu bangga dengan perjuangan yang telah kau lakukan.<br />
Cinta itu akan menjagamu dari membandingkan diri dengan orang lain serta lebih memilih membandingkan diri sendiri yang sekarang dengan beberapa waktu serbelumnya.</span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><o:p></o:p></span><span style="color: #333333; font-family: Arial" lang="NO-BOK">Maka kemudian dirimu akan sanggup berkata, “Mungkin aku yang sekarang masih belum sebaik orang pada umumnya. Tapi aku tahu aku yang sekarang adalah aku yang lebih baik dari aku sebelumnya. Dan aku bangga karena untuk menjadi aku yang sekarang kulewati dengan penuh air mata.</span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><o:p></o:p></span><span style="color: #333333; font-family: Arial" lang="NO-BOK">Aku bangga dengan diriku yang sekarang karena aku telah menempuh prosesnya.”</span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><o:p></o:p></span><span style="color: #333333; font-family: Arial" lang="NO-BOK">Jika tak ada yang mencintaimu kini, bisa jadi itu karena engkau bahkan tak mencintai dirimu sendiri.</span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><o:p></o:p></span><span style="color: #333333; font-family: Arial">Karena itu, cintailah dirimu sendiri. </span><span style="color: #333333; font-family: Arial" lang="NO-BOK">Karena dari sana kau akan bisa mencintai dan dicintai orang lain.</span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><o:p></o:p></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sutirta.com/mencintai-diri-sendiri/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>SEBERAPA BERMAKNAKAH DIRIKU</title>
		<link>http://www.sutirta.com/seberapa-bermaknakah-diriku</link>
		<comments>http://www.sutirta.com/seberapa-bermaknakah-diriku#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jan 2008 08:05:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sikap Positif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sutirta.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Kisah Anne
Kisah berikut ini dikutip dari buku &#8220;Gifts From The Heart for Women&#8221; 
karangan Karen Kingsbury. Buku ini dapat Anda peroleh di toko buku Gramedia, 
maupun toko buku lainnya. Inti ceritanya kira-kira sbb :Adapasangan suami isteri yang sudah hidup beberapa lama tetapi belum  
mempunyai keturunan. Sejak 10 tahun yang lalu, sang istri terlibat aktif 
dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Kisah Anne</span></tt></p>
<p><span style="color: #333333; font-family: Arial"><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Kisah berikut ini dikutip dari buku &#8220;Gifts From The Heart for Women&#8221; </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">karangan Karen Kingsbury. Buku ini dapat Anda peroleh di toko buku Gramedia, </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">maupun toko buku lainnya.</span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"></span></span><span style="color: #333333; font-family: Arial"> </span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Inti ceritanya kira-kira sbb :</span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"></span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Adapasangan suami isteri yang sudah hidup beberapa lama tetapi belum  </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">mempunyai keturunan. Sejak 10 tahun yang lalu, sang istri terlibat aktif </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">dalam kegiatan untuk menentang ABORSI,karena menurut pandangannya, aborsi </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">berarti membunuh seorang bayi.</span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"></span></span></span><span style="color: #333333; font-family: Arial"> </span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Setelah bertahun-tahun berumah-tangga, akhirnya sang istri hamil, sehingga </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">pasangan tersebut sangat bahagia. Mereka menyebarkan kabar baik ini kepada </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">famili, teman2 dan sahabat2, dan lingkungan sekitarnya.</span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Semua orang ikut  bersukacita dengan mereka. Dokter menemukan bayi kembar  </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">dalam perutnya,  seorang bayi laki2 dan perempuan.Tetapi setelah beberapa </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">bulan, sesuatu yang buruk terjadi. Tetapi bayi perempuan mengalami kelainan, </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">dan ia mungkin tidak bisa hidup sampai masa kelahiran tiba. Dan kondisinya </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">juga dapat mempengaruhi kondisi bayi laki2. Jadi dokter menyarankan untuk  </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">dilakukan aborsi, demi untuk sang ibu dan bayi laki2 nya.</span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"></span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Fakta ini membuat keadaan menjadi terbalik. Baik sang suami maupun sang </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">istri mengalami depressi. Pasangan ini bersikeras untuk tidak menggugurkan </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">bayi perempuannya (membunuh bayi tsb), tetapi juga kuatir terhadap kesehatan  </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">bayi laki2nya. &#8220;Saya bisa merasakan keberadaannya, dia sedang tidur </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">nyenyak&#8221;, kata sang ibu di sela tangisannya. Lingkungan sekitarnya </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">memberikan dukungan moral kepada pasangan tersebut,dengan mengatakan bahwa </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">ini adalah kehendak Tuhan. </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"></span></span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Ketika sang istri semakin mendekatkan diri dengan Tuhan, tiba-tiba dia </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">tersadar bahwa Tuhan pasti memiliki rencanaNya dibalik semua ini. Hal ini </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">membuatnya lebih tabah.Pasangan ini berusaha keras untuk menerima fakta ini. </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Mereka mencari informasi di internet, pergi ke perpustakaan, bertemu dengan  </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">banyak dokter, untuk mempelajari lebih banyak tentang masalah bayi mereka. </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Satu hal yang mereka temukan adalah bahwa mereka tidak sendirian.</span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Banyak pasangan lainnya yang juga mengalami situasi yang sama, dimana bayi </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">mereka tidak dapat hidup lama. Mereka juga menemukan bahwa beberapa bayi  </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">akan mampu bertahan hidup, bila mereka mampu memperoleh donor organ dari </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">bayi lainnya. Sebuah peluang yang sangat langka. Siapa yang mau mendonorkan </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">organ bayinya ke orang lain ? Jauh sebelum bayi mereka lahir, pasangan ini </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">menamakan bayinya, Jeffrey dan Anne. Mereka terus bersujud kepada Tuhan. </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Pada mulanya,mereka memohon keajaiban supaya bayinya sembuh. Kemudian mereka </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">tahu, bahwa mereka seharusnya memohon agar diberikan kekuatan untuk </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">menghadapi apapun yang terjadi, karena mereka yakin Tuhan punya rencanaNya </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">sendiri.</span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"></span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Keajaiban terjadi, dokter mengatakan bahwa Anne cukup sehat untuk </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">dilahirkan, tetapi ia tidak akan bertahan hidup lebih dari 2 jam. Sang istri </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">kemudian berdiskusi dengan suaminya, bahwa jika sesuatu yang buruk terjadi  </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">pada Anne, mereka akan mendonorkan organnya. <st1:city w:st="on"><st1:place w:st="on">Ada</st1:place></st1:city> dua bayi yang sedang </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">berjuang hidup dan sekarat, yang sedang menunggu donor organ bayi.</span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Sekali lagi, pasangan ini berlinangan air mata. Mereka menangis dalam posisi </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">sebagai orang tua, dimana mereka bahkan tidak mampu menyelamatkan Anne.  </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Pasangan ini bertekad untuk tabah menghadapi kenyataan yg akan terjadi.</span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"></span></span></span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Hari kelahiran tiba. Sang istri berhasil melahirkan kedua bayinya dengan </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">selamat. Pada momen yang sangat berharga tersebut, sang suami menggendong </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Anne dengan sangat hati-hati, Anne menatap ayahnya, dan tersenyum dengan  </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">manis. Senyuman Anne yang imut tak akan pernah terlupakan dalam hidupnya.</span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Tidak ada kata2 di dunia ini yang mampu menggambarkan perasaan pasangan </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">tersebut pada saat itu. Mereka sangat bangga bahwa mereka sudah melakukan </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">pilihan yang tepat (dengan tidak mengaborsi Anne),mereka sangat bahagia  </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">melihat Anne yang begitu mungil tersenyum pada mereka, mereka sangat sedih </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">karena kebahagiaan ini akan berakhir dalam beberapa jam saja.</span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"></span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Sungguh tidak ada kata2 yang dapat mewakili perasaan pasangan tersebut.</span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Mungkin hanya dengan air mata yang terus jatuh mengalir, air mata yang  </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">berasal dari jiwa mereka yang terluka..</span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"></span></span><span style="color: #333333; font-family: Arial"></span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Baik sang kakek, nenek, maupun kerabat famili memiliki kesempatan untuk </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">melihat Anne. Keajaiban terjadi lagi, Anne tetap bertahan hidup setelah  </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">lewat 2 jam. Memberikan kesempatan yang lebih banyak bagi keluarga tersebut </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">untuk saling berbagi kebahagiaan. Tetapi Anne tidak mampu bertahan setelah </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">enam jam&#8230;..</span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"></span><span style="color: #333333; font-family: Arial"> </span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Paradokter bekerja cepat untuk melakukan prosedur pendonoran organ.</span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Setelah beberapa minggu, dokter menghubungi pasangan tsb bahwa donor tsb  </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">berhasil. Dua bayi berhasil diselamatkan dari kematian. Pasangan tersebut </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">sekarang sadar akan kehendak Tuhan. Walaupun Anne hanya hidup selama 6 jam, </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">tetapi dia berhasil menyelamatkan dua nyawa. Bagi pasangan tersebut, Anne </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">adalah pahlawan mereka, dan sang Anne yang mungil akan hidup dalam hati  </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">mereka selamanya..</span></tt></span><span style="color: #333333; font-family: Arial"> </span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">.</span></tt></p>
<p><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial"></span></tt></p>
<p><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial"></span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"></span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><o:p></o:p></span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Ada3 point penting yang dapat kita renungkan dari kisah ini :</span></tt><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial"></span></tt></p>
<p><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial"></span></tt><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial"></span></tt><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial"></span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"></span><span style="color: #333333; font-family: Arial"></span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">1. SESUNGGUHYA, tidaklah penting berapa lama kita hidup, satu hari ataupun  </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">bahkan seratus tahun. Hal yang benar2 penting adalah apa yang kita telah </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">kita lakukan selama hidup kita, yang bermanfaat bagi orang lain.</span></tt></p>
<p><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial"></span></tt></p>
<p><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial"></span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"></span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">2. SESUNGGUHNYA, tidaklah penting berapa lama perusahaan kita telah berdiri, </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">satu tahun ataupun bahkan dua ratus tahun. Hal yang benar benar</span></tt></span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial"> penting adalah  </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">apa yang dilakukan perusahaan kita selama ini, yang bermanfaat bagi orang </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">lain.</span></tt></span></p>
<p><span style="color: #333333; font-family: Arial"><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial"></span></tt></span></p>
<p><span style="color: #333333; font-family: Arial"><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial"></span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"></span></span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">3. Ibu Anne mengatakan &#8220;Hal terpenting bagi orang tua bukanlah mengenai  </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">bagaimana karier anaknya di masa mendatang, dimana mereka tinggal, maupun </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">berapa banyak uang yang mampu mereka hasilkan. Tetapi hal terpenting bagi </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">kita sebagai orang tua adalah untuk memastikan bahwa</span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">anak2 kita melakukan  hal2 terpuji selama hidupnya, sehingga ketika kematian  </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">menjemput mereka,  mereka akan menuju surga&#8221;.</span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"></span><span style="color: #333333; font-family: Arial"><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Mohon KEMURAHAN HATI Anda untuk menyebarkan kisah ini kepada sanak keluarga </span></tt><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Anda, famili, teman2, rekan2 kerja, rekan2 bisnis, atasan, bawahan, sebuah  </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">kelompok organisasi ataupun perusahaan,PELANGGAN,serta siapa saja yang Anda </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">temui.</span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"></span></span></span><span style="color: #333333; font-family: Arial"></span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Berhentilah Untuk Selalu Memikirkan Kepentingan Diri Sendiri, Jadikanlah </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Kehadiran Anda Di Dunia Ini Sebagai RAHMAT Bagi Orang Banyak dan Bagi</span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">Orang2 Yang Anda Cintai (Ayah, Ibu, Saudara/i,Suami/Istri, Anak2 Anda, </span></tt><span style="color: #333333; font-family: Arial"><br />
</span><tt><span style="font-size: 10pt; color: #333333; font-family: Arial">dst)</span></tt><span style="font-family: Arial"><o:p></o:p></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sutirta.com/seberapa-bermaknakah-diriku/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>BERAPA UMUR KITA SAAT INI</title>
		<link>http://www.sutirta.com/berapa-umur-kita-saat-ini</link>
		<comments>http://www.sutirta.com/berapa-umur-kita-saat-ini#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Jan 2008 02:49:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Sikap Positif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sutirta.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[25 tahun, 35 tahun, 45 tahun atau bahkan 60 tahun&#8230;
Berapa lama kita telah melalui kehidupan kita?
Berapa lama lagi sisa waktu kita untuk menjalani kehidupan?
Tidak ada seorang pun yang tahu kapan kita mengakhiri hidup ini.Matahari terbit dan kokok ayam menandakan pagi telah tiba.
Waktu untuk kita bersiap melakukan aktivitas, sebagai karyawan, sebagai
pelajar, sebagai seorang profesional, dll. Kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 13pt; font-family: 'Berlin Sans FB Demi'">25 tahun, 35 tahun, 45 tahun atau bahkan 60 tahun&#8230;<br />
Berapa lama kita telah melalui kehidupan kita?<br />
Berapa lama lagi sisa waktu kita untuk menjalani kehidupan?<br />
Tidak ada seorang pun yang tahu kapan kita mengakhiri hidup ini.<o:p></o:p></span><span style="font-size: 13pt; font-family: 'Berlin Sans FB Demi'">Matahari terbit dan kokok ayam menandakan pagi telah tiba.<br />
Waktu untuk kita bersiap melakukan aktivitas, sebagai karyawan, sebagai<br />
pelajar, sebagai seorang profesional, dll. <o:p></o:p></span><span style="font-size: 13pt; font-family: 'Berlin Sans FB Demi'">Kita memulai hari yang baru.<br />
Macetnya jalan membuat kita semakin tegang menjalani hidup.<br />
Terlambat sampai di kantor, itu hal biasa.<br />
Pekerjaan menumpuk, tugas dari boss yang membuat kepala pusing, sikap anak<br />
buah yang tidak memuaskan, dan banyak problematika pekerjaan harus kita<br />
hadapi di kantor.<o:p></o:p></span><span style="font-size: 13pt; font-family: 'Berlin Sans FB Demi'">Tak terasa, siang menjemput&#8230;<br />
&#8220;Waktunya istirahat..makan- makan..&#8221;<br />
Perut lapar, membuat manusia sulit berpikir.<br />
Otak serasa buntu.<br />
Pekerjaan menjadi semakin berat untuk diselesaikan.<br />
Matahari sudah berada tepat di atas kepala.<br />
Panas betul hari ini&#8230;<o:p></o:p></span><span style="font-size: 13pt; font-family: 'Berlin Sans FB Demi'">Akhirnya jam istirahat selesai, waktunya kembali bekerja&#8230;<br />
Perut kenyang, bisa jadi kita bukannya semangat bekerja malah ngantuk.<br />
Aduh tapi pekerjaan kok masih banyak yang belum selesai.<br />
( Belum lagi kalau terkadang harus menghadapi &#8216;manusia-manusia sulit&#8217; yang menghambat pekerjaan kita )<o:p></o:p></span><span style="font-size: 13pt; font-family: 'Berlin Sans FB Demi'"> Mulai lagi kita kerja, kerja dan terus bekerja sampai akhirnya terlihat di sebelah barat&#8230;<o:p></o:p></span><span style="font-size: 13pt; font-family: 'Berlin Sans FB Demi'">Matahari telah tersenyum seraya mengucapkan selamat berpisah.<br />
Gelap mulai menjemput.<br />
Lelah sekali hari ini.<br />
Sekarang jalanan macet.<br />
Kapan saya sampai di rumah.<br />
Badan pegal sekali, dan badan rasanya lengket.<br />
Nikmat nya air hangat saat mandi nanti.<br />
Segar segar&#8230;<o:p></o:p></span><st1:city w:st="on"><span style="font-size: 13pt; font-family: 'Berlin Sans FB Demi'">Ada</span></st1:city><span style="font-size: 13pt; font-family: 'Berlin Sans FB Demi'"> yang memacu kendaraan dengan cepat supaya sampai di rumah segera, dan ada yang berlarian mengejar bis <st1:city w:st="on"><st1:place w:st="on">kota</st1:place></st1:city> bergegas ingin sampai di rumah.<br />
Dinamis sekali kehidupan ini. <o:p></o:p></span><span style="font-size: 13pt; font-family: 'Berlin Sans FB Demi'">Waktunya makan malam tiba.<br />
Ibu kita telah menyiapkan makanan kesukaan kita.<br />
&#8220;Ohh..ada sop ayam&#8221;.<br />
&#8220;Wah soto daging buatan ibu memang enak sekali&#8221;, anak memuji masakan Ibunya.<br />
Itu juga <st1:state w:st="on"><st1:place w:st="on">kan</st1:place></st1:state> yang sering kita lakukan.<o:p></o:p></span><span style="font-size: 13pt; font-family: 'Berlin Sans FB Demi'">&#8230;..Selesai makan, bersantai sambil nonton TV.<br />
Tak terasa heningnya malam telah tiba.<br />
Lelah menjalankan aktivitas hari ini, membuat kita tidur dengan lelap.<br />
Terlelap sampai akhirnya pagi kembali menjemput dan mulailah hari yang baru lagi. <o:p></o:p></span><span style="font-size: 13pt; font-family: 'Berlin Sans FB Demi'">Kehidupan..ya seperti itu lah kehidupan di mata sebagian besar orang.<br />
Bangun, mandi, bekerja, makan, dan tidur adalah kehidupan.<o:p></o:p></span><span style="font-size: 13pt; font-family: 'Berlin Sans FB Demi'">Jika pandangan kita tentang arti kehidupan sebatas itu, mungkin kita tidak ada bedanya dengan hewan yang puas dengan bisa bernapas, makan, minum, melakukan kegiatan rutin, tidur.<br />
Siang atau malam adalah sama.<br />
Hanya rutinitas&#8230; sampai akhirnya maut menjemput.<br />
Memang itu adalah kehidupan tetapi bukan kehidupan dalam arti yang luas.<o:p></o:p></span><span style="font-size: 13pt; font-family: 'Berlin Sans FB Demi'">Sebagai manusia jelas kita memiliki perbedaan dalam menjalankan kehidupan. <o:p></o:p></span><span style="font-size: 13pt; font-family: 'Berlin Sans FB Demi'">Kehidupan bukanlah sekedar rutinitas.<o:p></o:p></span><span style="font-size: 13pt; font-family: 'Berlin Sans FB Demi'">Kehidupan adalah kesempatan untuk kita mencurahkan potensi diri kita untuk orang lain.<br />
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita berbagi suka dan duka dengan orang yang kita sayangi.<br />
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita bisa mengenal orang lain.<br />
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita melayani setiap umat manusia.<br />
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita mencintai pasangan kita, orang tua<br />
kita, saudara, serta mengasihi sesama kita.<br />
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita belajar dan terus belajar tentang arti kehidupan.<br />
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita selalu mengucap syukur kepada Yang Maha Kuasa ..<br />
Kehidupan adalah &#8230; dll.<o:p></o:p></span><span style="font-size: 13pt; font-family: 'Berlin Sans FB Demi'">Begitu banyak Kehidupan yang bisa kita jalani.<o:p></o:p></span><span style="font-size: 13pt; font-family: 'Berlin Sans FB Demi'">Berapa tahun kita telah melalui kehidupan kita ?<br />
Berapa tahun kita telah menjalani kehidupan rutinitas kita ?<br />
Akankah sisa waktu kita sebelum ajal menjemput hanya kita korbankan untuk sebuah rutinitas belaka ? <o:p></o:p></span><span style="font-size: 13pt; font-family: 'Berlin Sans FB Demi'">Kita tidak tahu kapan ajal akan menjemput, mungkin 5 tahun lagi, mungkin 1 tahun lagi, mungkin sebulan lagi, mungkin besok, atau mungkin 1 menit lagi.<o:p></o:p></span><span style="font-size: 13pt; font-family: 'Berlin Sans FB Demi'">Hanya Tuhanlah yang tahu&#8230;<o:p></o:p></span><span style="font-size: 13pt; font-family: 'Berlin Sans FB Demi'">Pandanglah di sekeliling kita&#8230;ada segelintir orang yang membutuhkan kita.<br />
Mereka menanti kehadiran kita.<br />
Mereka menanti dukungan kita.<br />
Orang tua, saudara, pasangan, anak, sahabat dan sesama&#8230;&#8230;<br />
Serta Tuhan yang setia menanti ucapan syukur dari bibir kita.<o:p></o:p></span><span style="font-size: 13pt; font-family: 'Berlin Sans FB Demi'">Bersyukurlah padaNYA setiap saat bahwa kita masih dipercayakan untuk menjalani kehidupan ini.<br />
Buatlah hidup ini menjadi suatu ibadah.<o:p></o:p></span><span style="font-size: 13pt; font-family: 'Berlin Sans FB Demi'">Selamat menjalani hidup yang lebih berkualitas<o:p></o:p></span><span style="font-size: 13pt"><o:p><font face="Times New Roman"> </font></o:p></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sutirta.com/berapa-umur-kita-saat-ini/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>SEPULUH KEBIASAAN YANG DAPAT MERUSAK OTAK</title>
		<link>http://www.sutirta.com/sepuluh-kebiasaan-yang-dapat-merusak-otak</link>
		<comments>http://www.sutirta.com/sepuluh-kebiasaan-yang-dapat-merusak-otak#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jan 2008 02:52:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sutirta.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[1. Tidak Sarapan Pagi
Mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah
yang rendah, yang akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang.2. Makan Terlalu Banyak
Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat
berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada
dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan
menurun.
3. Merokok
Zat dalam rokok yang terhisap akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: Arial">1. Tidak Sarapan Pagi<br />
Mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah<br />
yang rendah, yang akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang.</span><span style="font-family: Arial">2. Makan Terlalu Banyak<br />
Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat<br />
berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada<br />
dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan<br />
menurun.</p>
<p>3. Merokok<br />
Zat dalam rokok yang terhisap akan mengakibatkan penyusutan otak<br />
secara cepat, serta dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer.</p>
<p>4. Mengkonsumsi gula terlalu banyak<br />
Konsumsi gula yang terlalu banyak akan menyebabkan terganggunya<br />
penyerapan protein dan nutrisi, sehingga terjadi ketidakseimbangan<br />
gizi yang akan mengganggu perkembangan otak</p>
<p>5. Polusi Udara<br />
Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup<br />
udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat<br />
menurunkan efisiensi otak.</p>
<p>6. Kurang Tidur<br />
Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan<br />
kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama akan<br />
mempercepat kerusakan sel-sel otak.</p>
<p>7. Menutup kepala saat tidur<br />
Kebiasaan tidur dengan menutup kepala meningkatkan konsentrasi zat<br />
karbondioksida dan menurunkan konsentrasi oksigen yang dapat<br />
menimbulkan efek kerusakan pada otak.</p>
<p>8. Menggunakan pikiran saat sakit<br />
Bekerja terlalu keras atau memaksakan untuk menggunakan pikiran kita<br />
saat sedang sakit dapat menyebabkan berkurangnya efektifitas otak<br />
serta dapat merusak otak.</p>
<p>9. Kurang menstimulasi pikiran<br />
Berpikir adalah cara yang paling tepat untuk melatih otak kita.<br />
Kurangnya stimulasi pada otak dapat menyebabkan mengkerutnya otak<br />
kita.</p>
<p>10. Jarang berkomunikasi<br />
Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja<br />
otak. Berkomunikasi secara intelektual dapat memicu efisiensi otak.<br />
Jarangnya berkomunikasi akan menyebabkan kemampuan intelektual otak<br />
jadi kurang terlatih<o:p></o:p></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sutirta.com/sepuluh-kebiasaan-yang-dapat-merusak-otak/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>DI PERADUAN</title>
		<link>http://www.sutirta.com/di-peraduan</link>
		<comments>http://www.sutirta.com/di-peraduan#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jan 2008 05:00:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sutirta.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Sejenak saat suara - suara mulai sepi
Tak rela kutinggalkan malam ini
Hatiku teduh diantara malam sunyi
Dibawah langit bersama sinar bintangnya
Betapa kuingin malam ini tak terganti
Tak ada hati tuk tutup mataku
Hanya bersama sunyi ini
Kubisa resapi senandung hatimu
Diantara deru angin malam
Ditengah suara alam
Aku tertegun dalam temaram malam
Tuk mengenangmu
Menghadirkan indah bayangmu
Menari diantara sunyi kalbuku
Aku sungguh - sungguh merindukanmu
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejenak saat suara - suara mulai sepi</p>
<p>Tak rela kutinggalkan malam ini</p>
<p>Hatiku teduh diantara malam sunyi</p>
<p>Dibawah langit bersama sinar bintangnya</p>
<p>Betapa kuingin malam ini tak terganti</p>
<p>Tak ada hati tuk tutup mataku</p>
<p>Hanya bersama sunyi ini</p>
<p>Kubisa resapi senandung hatimu</p>
<p>Diantara deru angin malam</p>
<p>Ditengah suara alam</p>
<p>Aku tertegun dalam temaram malam</p>
<p>Tuk mengenangmu</p>
<p>Menghadirkan indah bayangmu</p>
<p>Menari diantara sunyi kalbuku</p>
<p>Aku sungguh - sungguh merindukanmu</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sutirta.com/di-peraduan/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>SIWA RATRI</title>
		<link>http://www.sutirta.com/siwa-ratri</link>
		<comments>http://www.sutirta.com/siwa-ratri#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jan 2008 05:12:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tentang Diriku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sutirta.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Hari Minggu 6 Januari 2008 Umat Hindu Di Bali merayakan Hari Raya Siwa Ratri, sebagian besar Umat Hindu Di Bali pasti menyadarai dan menyambut Hari Siwa Ratri, walaupun mungkin ada sebagian kecil umat yang menanggapinya dengan biasa-biasa saja.
Dan dalam merayakannya ada berbagai cara yang dilakukan, ada yang bergadang semalam suntuk di pura, ada yang berpuasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari Minggu 6 Januari 2008 Umat Hindu Di Bali merayakan Hari Raya Siwa Ratri, sebagian besar Umat Hindu Di Bali pasti menyadarai dan menyambut Hari Siwa Ratri, walaupun mungkin ada sebagian kecil umat yang menanggapinya dengan biasa-biasa saja.</p>
<p>Dan dalam merayakannya ada berbagai cara yang dilakukan, ada yang bergadang semalam suntuk di pura, ada yang berpuasa ditambah dengan bergadang, dan bahkan diantara banyak anak muda ada yang bergadang sama pasangannya dan yang tidak punya pasangan ada yang naik motor kesana kemari. Saya sendiri sesungguhnya tidaklah begitu tau tentang bagaimana tata cara merayakan Hari Siwa Ratri yang sesungguhnya. Tapi jika dilihat dari konteknya dan nilai - nilai luhur yang dapat dipetik dari cerita Lubdaka, bahwa Siwa Ratri adalah malam perenungan dosa. Jadi terlepas dari bagaimana cara merayakannya yang terpenting adalah bagaimana kita bisa menyikapi nilai - nilai yang terkandung dari Siwa Ratri tersebut.</p>
<p>Jika Siwa Ratri adalah malam perenungan dosa, sebenarnya Siwa Ratri adalah sebuah momentum yang sangat tepat untuk mengevaluasi diri kita sendiri, sungguh suatu ajaran yang sangat bagus dan selalu relevan dengan perkembangan jaman dimana kita melalui Hari Siwa Ratri ini kita diajak sejenak merenung dan mengingat kembali bagaimana sikap kita selama setahun. Jika kita benar - benar bisa mengambil hikmah dari Hari Siwa Ratri sungguhhari ke hari kita akan selalu bertumbuh ke arah yang lebih baik.</p>
<p>SELAMAT HARI SIWA RATRI</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sutirta.com/siwa-ratri/feed</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
